Tak
ada yang bisa menjamin cinta selalu akan berujung bahagia. Seringnya, mencintai
membuatmu patah hati. Terluka. Meneteskan air mata bagi cinta yang berbalik dan
meninggalkanmu.
Tapi
pernahkah kau mencintai seperti yang aku alami?
Mencintai
dalam sakit. Mengubah diri demi orang yang bahkan tak memalingkan wajahnya
sedikit pun padamu. Hatiku berdarah, dan aku masih saja mencintainya. Bahkan,
setiap malam aku masih menyempatkan diri untuk berdoa... supaya dia selalu
bahagia.
Ini
cinta yang bodoh. Ya, aku tahu itu. Tapi aku akan terus bertahan, terus
mencintainya—hingga dia mengundangku masuk ke dunianya....